MTs Negeri 2 Jombang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Esai: Minimnya Budaya Literasi di Sekolah dan Cara Mengatasinya


 

Minimnya Budaya Literasi di Sekolah dan Cara Mengatasinya

Oleh :  Exact Fiqry Fallah /  VIII J

       Budaya literasi merupakan kebiasaan untuk membaca, menulis dan berfikir yang ditanamkan dalam lingkungan sekolah, dalam era informasi saat ini, kemampuan literasi sangatlah penting, Karena siswa dituntut untuk mampu memahami ,mengolah dan menyampaikan informasi. Namun kenyataannya minat membaca siswa di sekolah masih dikategorikan rendah, hal ini dikarenakan oleh kebiasaan penggunaan gadget yang berlebihan , sehingga siswa lebih mementigkan bermain gadget daripada belajar.

       Upaya peningkatan budaya literasi di sekolah dapat dilakukan melalui berbagai cara ,Salah satunya adalah membaca materi yang akan diajarkan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai ,Hal ini bertujuan untuk membiasakan siswa agar memahami materi yang diajarkan.

       Selain itu sekolah dapat menyediakan pojok baca di setiap kelas dengan buku yang menarik, Hal tersebut bertujuan agar siswa tertarik untuk membacanya dan dapat menumbuhkembangkan budaya literasi mereka.

      Upaya lain yang dapat dilakukan adalah menanamkan kebiasaan menulis setelah membaca, dengan cara meringkas materi yang telah diajarkan oleh guru, Hal ini bertujuan agar siswa memahami isi bacaan sekaligus memproes kembali informasi yang didapatkan, Dengan demikian siswa tidak hanya membaca tetapi juga menulis sebagai sarana pengingat materi yang telah diajarkan.

      Tidak kalah penting kolaborasi antara orang tua dan sekolah juga dibutuhkan, orang tua perlu memberikan motivasi dan dorongan di rumah , seperti memberikan waktu luang atau khusus untuk menemani anaknya membaca buku pelajarn esok hari ,melarang pemakain gadget secara berlebihan, hal ini bertujuan agar tidak  mempengaruhi siswa untuk malas belajar. Dengan demikian tidak hanya guru disekolah, tetapi juga orang tua dirumah sebagai factor pendukung budaya literasi.

      Budaya literasi merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi yang unggul dan berwawasan luas ,melalui budaya membaca dan menulis ,siswa tidak hanya sekedar mempraktekannya ,tetapi juga mendapatkan ilmu tentang pengetahuan dunia secara mendalam.Peran guru dan dukungan orang tua merupakan faktor kunci budaya literasi secara berkelanjutan ,dengan begitu budaya literasi akan terus lanjut sampai siswa terbiasa dengan apa yang menjadi kebiasaannya untuk berliterasi. Dengan upaya upaya yang diakukan tadi semoga dapat meningkatkan kualitas budaya literasi di sekolah dan menjadi bekal untuk menjadikan generasi yang berwawasan luas di masa depan.

 

Editor : Achmad Rizal Zakaria

Ilustrator : Miftachur Rozak

 

MTs Negeri 2 Jombang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?